Tour Gratis ke Highland, Skotlandia yang Wajib Dicoba!

Bagi yang hendak jalan-jalan ke Skotlandia tetapi tidak mempunyai banyak waktu, free highland tour dari The Hairy Coo ini sangat recommended untuk dicoba. Salah satu tujuan wisata yang terkenal dan tidak boleh dilewatkan adalah kawasan Highland di Skotlandia, yang merupakan area dataran tinggi. Tapi salah satu kendala untuk mencapai area cantik itu adalah transportasi umum yang lumayan susah.

Jadi agar bisa mengunjungi banyak tempat sekaligus, jalan jalan menggunakan kendaraan sendiri memang lebih fleksibel dan memudahkan. Nah saya pernah punya pengalaman mencobai wisata gratisan dengan Hairy Coo. Label free tour memang bukan sama sekali nggak membayar sih, tapi kita bebas mau membayar berapapun seiklasnya kita untuk layanan tour yang telah mereka siapkan. Tagline dari tour ini yakni “Pay what you think It’s worth!” Sangat menarik untuk dicoba kan!

Untuk mencoba tour tersebut, kita harus booking dulu melalui website mereka di  http://www.thehairycoo.com. Ingat ya, peminat tour ini banyak jadi aman-nya agak jauh-jauh hari memesan tour ini. Di website tersebut juga terdapat informasi-informasi mengenai tempat mana saja yang akan dikunjungi dan aturan-aturannya. Selain free highland tour, mereka juga menyediakan tour lain seperti ke LochNess, Isle of Skye, Oban dan tempat wisata menarik lainnya.

Untuk membooking tour ini, caranya sangat mudah, hanya mengisi kolom-kolom yang ada di website, book untuk berapa orang, kemudian kita bisa melihat tanggal-tanggal mana yang masih tersedian untuk dipesan.  Setelah itu, kemudian mengisi detail informasi personal kita dan juga bank account kita.

Jangan khawatir, mereka hanya mengenakan charge 0.01 GBP untuk deposit (semacam uang muka). Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa yang memesan tour tersebut memang benar-benar ingin ikut tour. Karena banyak kasus sebelumnya, rival-rival tour lain asal membooking dengan identitas palsu sehingga keterangannya full booked, namun tidak ada yang datang saat hari H tour berlangsung.

Kemudian, bank account ini juga juga berfungsi apabila kita tidak datang tanpa pemberitahuan untuk membatalkan tour tersebut 48 jam sebelum hari H maka kita akan dikenai biaya 25 pound. Bagi saya aturan tersebut cukup adil. Oya untuk tempat pemberangkatan tour ini hanya dari Edinburgh, jadi kami harus menempuh perjalanan dari Glasgow ke Edinburgh terlebih dulu.

Kemudian untuk tempat berkumpul pemberangkatannya di Deacon House Café, Lawn Market-Royal Mile. Cukup dekat dijangkau dengan jalan kaki dari Edinburgh Waverley (stasiun kereta-nya Edinburgh) maupun bus stasion. Tempatnya juga cukup mudah dikenali karena ada patung yang memakai kostum khas Scotland di depan Cafenya.

Kita bisa sarapan ataupun numpang ke toilet juga sebelum waktu check in. Waktu check in-nya dimulai pukul 8.30. Si bus oranye Hairy Coo akan datang ke depan café tersebut dan si guide (sekaligus supirnya) akan mengecek satu per satu penumpang yang membooking tour pada hari itu. Si guide itu juga mengenakan Kilt- rok tartan khas Scotland

Jadwal FreeTour Hairy coo

Nah mulai awal perjalanan sampai ke stop pertama di Forth bridge, si tour guide-nya bercerita tentang Edinburgh, atau kalau ada objek-objek menarik di kanan kiri.   Untuk pemberhentian pertama di jembatan Forth Bridge, sebenarnya ini kali kedua saya mengunjungi tempat ini. Tahun lalu saya juga stop sebentar di tempat ini saat dalam perjalanan ke St. Andrews. Jembatan yang lumayan spektakuler ini terletak di Firth of Forth, sekitar 14 kilometer sebelah barat pusat kota Edinburgh.

Pembangunan jembatan sepanjang 2.528.7 m ini dimulai pada Tahun 1882 dan memakan waktu sekitar 8 tahun sampai pada akhirnya selesai. Jembatan ini juga sering disebut “ Jembatan merah” karena warna jembatannya yang merah. Aih, jadi ingat lagu jembatan merah-nya tanah air. Iseng saya menemukan dua foto saya dengan latar belakang jembatan ini. Foto saya tahun 2013 dan 2014. Dan tadaaaa..mirip, kecuali pipi saya yang bertambah kembang.

The Forthbrigde, Scotland

Setelah dari Forth Bridge, kami menuju ke Stirling. Kami sangat bersyukur cuaca hari itu cerah. Soalnya memasuki musim dingin begini cuacanya cenderung gloomy, mendung ataupun hujan. Tapi memang Scotland cuacanya cenderung sulit diprediksi, jadi harus bersiap beradaptasi dengan cuaca. Mini bus yang kami tumpangi menyusuri jalanan menuju Stirling, dan untunglah si pemandu wisatanya sudah mengurangi frekuensinya bercerita, diselingi dengan memutar musik ataupun membiarkan kami menikmati perjalanan.

Di Stirling, lokasi yang pertama kali kami kunjungi yakni National Wallace Monument. Untuk mencapai tempat tersebut harus mendaki sekitar 15 menit. Saya pun sebenarnya sudah pernah ke tempat ini Tahun 2012 lalu. Dan ingat waktu itu cukup melelahkan juga untuk mencapai tempat itu dari bus stop terdekat di sekitar University of Stirling. Jadi enak juga kalau pakai kendaraan sendiri seperti tour ini, bisa menjangkau sampai tempat terdekat dengan Wallace Monument ini tanpa berjalan terlalu jauh. 

The Wallace Monument

Kamipun mendaki dan mencapai Wallace Monument, sebuah monument yang didedikasikan kepada Sir William Wallace, pahlawan Skotlandia abad ke 13-an. Bagi penggemar film Brave Heart pastilah nama William Wallace ini sudah akrab di telinga. Untuk masuk di dalam monument-nya, tiket masuknya lumayan juga yakni 9.5 (untuk dewasa) dan 7.60 (untuk student), dan sayangnya kartu historic Scotland yang kami punya-pun tidak berlaku di monument ini.

Biasanya saat St Andrews Day, ada tiket gratis yang memberikan kesempatan untuk pengunjung bisa masuk ke dalam museumnya. Adakalanya juga, kalau jadwalnya pas ada semacam pertunjukan yang menceritakan sejarah William Wallace. Dulu saat saya mengujungi tempat ini pertama kali pas dengan jadwal pertunjukan tersebut. Info lebih lanjut bisa dilihat di sini.

Bagi kami, cukuplah berfoto-foto di sekitar monument dan menikmati pemandangan Stirling dari ketinggian. Kastil Stirling terlihat di kejauhan, sementara kabut tipis turun perlahan. Udara dingin menyelusup membuat kami kembali merapatkan coat agar badan tetap hangat. 

Dari Wallace Monument, tour guide kami mengantarkan ke depan Stirling Castle. Namun sayangnya karena waktu, dan juga tiketnya yang mahal (padahal kami bisa masuk dengan gratis dengan kartu Historic Scotland), kami hanya diberikan waktu untuk berfoto-foto dengan latar belakang Stirling Castle.

Iyah, tentu saja ikut tour ada keterbatasan-keterbatasannya, termasuk nggak bisa seenak hati menentukan apa yang kita mau selama jalan-jalan. Tapi karena saya sudah pernah masuk ke dalam kastilnya, ya sudahlah…ehehe.

 Kemudian bus oranye yang unyu ala Hairy Coo membawa kami menuju Highland. Jalanan lebih sempit dan di kanan kiri kami menikmati pemandangan yang indah di luar jendela. Musim dingin memang meranggaskan pohon-pohon, namun setiap musim menghadirkan keindahannya tersendiri. Pemberhentian kami selanjutnya adalah Lake of Mentieth.

Saya excited karena belum pernah ke tempat ini, dan tadaaaa..ternyata si tour ini mengetahui spot yang cantik untuk foto-foto, dan saya jatuh cinta dengan pemandangan yang ada di depan mata saya. Beningnya Lake of Menteith, bayangan awan-awan di permukaan danau dan kabut tipis yang turun. Lokasi yang memikat untuk pemburu pemandangan keren .

Lake of Menteith

Setelah dari Lake of Menteith, kami berhenti di Aberfoyle untuk makan siang. Kami diberi waktu sekitar 1 jam untuk makan siang dan jalan-jalan di sekitar pemberhentian kami. Dan seperti biasa, untuk menghemat budjet, kami membawa bekal makan siang sendiri. Sementara peserta tour yang lain mencari tempat makan, kami mencari lokasi yang pas untuk menikmati santap siang kami. Usai makan siang, kami berkeliling jalan-jalan, mengunjungi Wool Centre, lihat-lihat kartu pos dan souvenir.

Kabut turun tipis di Aberfoyle

Selepas makan siang, kami melanjutkan perjalanan memasuki kawasan Queen Elizabeth  forest. Dan si tour guide kembali menghentikan mobilnya dan mempersilahkan kami menikmati pemandangan yang katanya banyak dikunjungi fotografer untuk mengambil foto. Yeaah, saya suka yang begini ini, agen tour yang tahu tempat-tempat rahasia yang non mainstream tapi sangat keren untuk dikunjungi.

Dan memang yang dikatakan si tour guide kami itu benar adanya. Pemandangan yang kami jumpai memang sungguh memanjakan mata. Dan you know what? Si tour guide tiba-tiba memainkan Bagpipe-nya, dududu memandangi lanskap yang indah dan mendengarkan alunan bagpipe. Kemudian setelah sekitar 20 menit perjalanan, tour guide kami berhenti untuk melihat hairy-coo, si sapi berambut khas Skotlandia itu.

Tour guide kami menyediakan roti tawar dan memberikan kami semua kesempatan untuk memberikan makan pada si hairy coo yang lucu-lucu itu. Begitu mobil kami datang, si hairy-hairy coo itu sudah berlarian mendekat. Sepertinya mereka semua sudah hapal tanda pembawa makanan datang eheh.

Hairy coo, hewan khas skotlandia

Nah, banyak banget kan lokasi jalan-jalannya. Ini memang salah satu keuntungan kalau ikut tour, bisa menjangkau banyak tempat dari transportasinya yang mudah. Kalau menggunakan transportasi umum, kita terbatas mobilitasnya. Paling enak sih sewa mobil trus jalan-jalan sesuai dengan itinerary kita sih.

Tapi kadang repot juga urusan sewa mobilnya, apalagi kalau ada kejadian yang pernah kami alami dulu (ditabrak dari belakang) trus harus urusan klaim-klaim asuransi. Kalau mau jalan-jalan super santai, ikut tour memang menjadi salah satu pilihan. Kemudian, mereka membawa kami mampir di Loch Katrine, sebuah danau yang indah dan sungguh romantis.

Berdasarkan pengalaman saya ikut tour ini, lumayan santai kok, nggak disuruh-suruh cepet-cepet kayak tour yang pernah saya cobai sebelumnya. Berasanya lebih santai dan rileks. Dan kamipun diberikan kesempatan untuk jalan-jalan sejenak di Loch Katrine.

Saat sudah menjelang senja, pemberhatian kami terakhir yakni di Duone Castle. Memang kastil ini tidak begitu terkenal, tidak seterkenal Kastil Edinburgh atau Stirling tentu saja. Tapi tetap saja lumayanlah untuk disinggahi sejenak. Dan karena kami punya kartu Historic Scotland, kami bisa masuk dan melihat lihat isi kastil.

Kastil tua yang sederhana, dan memang tak banyak yang bisa dilihat-lihat di dalamnya. Kami malah lebih banyak menghabiskan waktu di belakang kastil, dimana ada sungai dan pemandangan yang cantik hehe. Itulah lokasi pemberhentian kami yang terakhir, kemudian tour guide membawa kami kembali ke Edinburgh. Humm tour yang menyenangkan. Kami diminta mengisi semacam kuisioner tentang tour tersebut, dan sesampainya di Edinburgh, si tour guide bilang silahkan memberikan donasi seikhlasnya.

Tadinya saya pikir bakal ada semacam “bahasa intimidasi” apa gituu..eh tenyata tidak. Bahkan si tour guide itu cuma dengan santai memegang kantong tempat para penumpang untuk memasukkan uang tipsnya. Dia bilang “terimakasih” dengan ramah tanpa melihat berapa uang yang dimasukkan para penumpang. Jadi bagi yang ingin ke Scotland, tidak banyak waktu dan ingin semacam “wisata sapu jagat”, tour ini layak untuk dicoba!

Disclaimer : tulisan ini dibuat secara sukarela, tidak menerima kompensasi apapun dari penyedia tour. Penulis  hanya ingin berbagi pengalaman pribadi selama menikmati tour tersebut.

Salam baik,

Share this:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *