Salah satu yang perlu diperhatikan ketika hendak melanjutkan kuliah ke jenjang master di luar negeri adalah menentukan apakah kita akan memilih Master by Research atau by Course. Humm apa sih bedanya? Soalnya kalau pendidikan master di Indonesia hampir semua sama, yakni menempuh kuliah yang diakhiri dengan menuliskan tugas akhir (tesis).
Nah perkuliahan master di Indonesia itu mirip sistem Master by coursework, yakni seperti perkuliahan biasa. Mahasiswa nanti harus mengikuti beberapa subject/mata kuliah selama satu semester. Sistemnya seperti biasa yakni ikut perkuliahan di kelas, mengerjakan tugas ataupun presentasi, serta mengikuti ujian akhir semester. Terkadang ada pula sistem yang mengerjakan mini riset untuk menyelesaikan jenjang masternya.
Sementara sistem yang Master by research, seperti dapat ditilik dari istilahnya ya memang lebih memfokuskan pada riset/penelitian. Jadi sistem pendidikannya memang tidak ada kelas seperti biasa, hanya penelitian saja. Sistem by research ini memang diperuntukkan untuk orang-orang senang meneliti, ataupun sudah mempunyai background riset yang memadai. Riset tergantung dari peminatan yang kamu ambil, bisa berupa riset lapangan ataupun laboratorium. Kamu juga akan dibimbing oleh supervisor yang akan memberikan masukan dan bimbingan untuk menyelesaikan penelitian.
Nah mana ini yang akan kamu pilih? Tentu saja kamu harus mempertimbangkan keinginan dan kebutuhanmu dong. Kamu ingin lebih banyak mendapatkan pengetahuan serta bisa berinteraksi dengan teman-teman dari berbagai negara? tentu saja master by course lebih pas. Apalagi kalau kamu fresh graduate yang mungkin masih mempunyai pengalaman riset yang terbatas. Beberapa perbandingannya tersaji pada gambar di bawah ini :

Namun kalau kamu memang antusias di bidang riset, ataupun sudah bekerja di instansi yang memang membutuhkan pengalaman riset yang lebih, ya kenapa tidak untuk mengambil master by research! Apalagi kalau memang berencana untuk mengambil program doktoral di luar negeri yang memang biasanya full riset. Hanya saja harus siap dengan kondisi yang lebih “sepi”, artinya kamu harus lebih mandiri untuk dapat menyelesaikan pendidikan mastermu.
Ya memang semua pilihan tergantung pada dirimu sendiri. Pastikan kamu sudah mempertimbangkannya baik-baik. Semoga lancar semuanya.
Salam Semangat,

