Mau Studi S2 di Luar Negeri, Kapan Sebaiknya Mulai Bersiap?

Penulis dalam brosur kampus Universtity of Glasgow. Credit : Photographic Unit, UofG —

Kapan sih baiknya mulai merencanakan langkah untuk menyiapkan diri ketika ingin studi magister ke luar negeri? Mungkin pertanyaan ini ada di benak sebagian besar anak-anak muda yang hendak studi S2 di luar negeri. Tulisan ini saya khususkan bagi rekan-rekan yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri untuk jenjang Magister (S2), yang mungkin masih bingung dan bimbang, kapan sih harus memulai menyiapkan diri. Nah untuk itu, ada beberapa hal nih yang harus kalian ketahui dan pertimbangkan.

1. Salah satu persyaratan studi S2 di luar negeri yang sangat penting yakni kemampuan bahasa Inggris.

Iya dong, karena kamu akan mengikuti kuliah berbahasa inggris serta hidup di negara yang penduduknya berbahasa Inggris. Ya masa iya kamu nanti bengong aja kalau diajak ngomong, enggak mau kayak gitu kan? Jadi ini persyaratan kemampuan berbahasa inggris yang baik mau tidak mau memang harus terpenuhi. Nah, kamu harus dapat menilai seberapa bagus dan oke kemampuan bahasa inggrismu, dan kemudian dapat menyusun langkah bagaimana bisa menembus persyaratan kemampuan berbahasa Inggris.

Untuk tahu berapa skor bahasa inggris yang harus ditembus, kamu harus tahu dulu sasaran mana yang hendak kamu tuju. Jadi setiap jurusan biasanya mempunyai persyaratan bahasa Inggris yang berbeda, begitu juga antar Universitas berbeda-beda pula. Jadi langkah yang harus kamu lakukan ya rajin mencari info-info tersebut. Ada negara/universitas yang mensyaratkan TOEFL, ada juga yang mensyaratkan skor IELTS. Jadi dengan tahu sasaranmu, kamu dapat menyusun langkah dan strategi yang tepat untuk menujunya.

Kemudian lagi, untuk mengupgrade kemampuan bahasa Inggris biasanya memerlukan waktu yang biasanya tidak instan. Ada proses yang harus ditempuh dengan belajar dan latihan dengan sungguh-sungguh dan teratur. Kamu sendiri yang tahu kemampuan bahasa Inggrismu. Untuk bisa menembus persyaratan, ada berbagai upaya yang bisa dilakukan seperti ikut kursus bahasa Inggris atau langsung kursus suatu tes tertentu yang disyaratkan, belajar sendiri dari berbagai sumber, ataupun bisa ikut komunitas-komunitas yang bisa belajar bersama. Kapan-kapan kita bahas detailnya ya 🙂

2. IPK juga penting lho sebagai pertimbangan dokumen persyaratan

Nah, salah persyaratan yang biasanya hampir pasti selalu ada di setiap persyaratan ajuan studi ataupun beasiswa adalah IPK (Indeks Prestasi Kumulatif). IPK yang tinggi memang tidak menjamin kualitas diri seseorang, namun cukup dapat menggambarkan kemampuan akademiknya. Bayangkan bila ada ratusan pelamar, pastinya ketika IPKmu bagus akan mendapatkan lebih banyak peluang untuk diterima kan?

Jadi ketika saat ini, kamu masih berada di bangku kuliah maka manfaatkan kesempatanmu untuk mencapai IPK yang bagus. Memang IPK tidak menjamin masa depanmu, tapi IPK yang bagus akan membawamu memperoleh lebih banyak kesempatan lho! Jadi yuk ah semangat belajarnya..

3. Proses Pengajuan Aplikasi Studi ataupun Beasiswa juga tidak sebentar

Semakin awal kamu tahu mau kemana negara ataupun universitas yang hendak kamu tuju, akan mempermudah langkah-langkah untuk mewujudkannya. Ibarat mau menembak sesuatu, kamu sudah jelas mana sasaran tembaknya. Jadi kamu sudah merinci persyaratan-persyaratan apa saja yang harus disiapkan. Karena semua itu juga membutuhkan waktu dan energi lho.

Kamu boleh lho membuat daftar beberapa sasaran universitas yang kamu impikan, lalu rajin-rajin mencari informasi di website terkait persyaratan administrasi untuk penerimaan mahasiswa S2 di sana. Eh siapa tau juga ada tawaran beasiswa juga dari pihak universitasnya, banyak lho yang begitu!

Nah, dengan mempertimbangkan hal tersebut jelas kan bahwa prosesnya itu bukanlah proses yang sebentar. Jadi kalau bertanya kapan sebaiknya mempersiapkan diri? semakin awal semakin baik! Begitu di semester-semester awal kuliah, kalau kamu memang sudah bertekad dan mempunyai impian untuk melanjutkan studi S2 di luar negeri..yuk mari rapatkan barisan dan semangatmu. Karena ada beberapa persyaratan yang memang harus kamu siapkan sedari dini. Ketika kamu sudah merencanakannya dengan baik, maka langkah-langkahmu ke depan bisa lebih tertata.

Tapi bukan berarti yang sudah di semester-semester akhir, ataupun bahkan sudah lulus kuliah menjadi terlambat ya. Tidak ada kata terlambat untuk memulai rencana-rencana baru kok. Kamu bisa segera menyusun langkah dan strategi-strategi dengan apa yang sudah kamu punyai sekarang ini. Yang penting, tetaplah berupaya mewujudkan apa-apa yang kamu impikan, selebihnya biar Tuhan yang akan tentukan dan tunjukan jalan 🙂

Semoga tetap semangat untuk mewujudkan rencana-rencana hebatmu

Salam,

Share this:

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *